Inspirasi Teladan untuk Anak dari Kisah Nabi Musa

Dalam ilmu parenting perlu dilakukannya pengajaran yang tepat kepada anak agar bisa berperilaku dengan baik. Islam mengajarkan untuk menceritakan kisah para nabi agar bisa menjadi teladan bagi anak-anak. Berikut ini kisah Nabi Musa yang menjadi inspirasi teladan untuk anak-anak.

Merantau ke Negeri Madyan

Nabi Musa pernah merantau ke Negeri Madyan dengan meninggalkan Mesir. Beliau tumbuh di perantauan menjadi sosok yang cerdas dan memiliki akal yang sempurna. Di mana saat perantauan beliau belajar bagaimana untuk bisa menggembalakan ternak selama delapan tahun untuk bisa menikah dengan anaknya Nabi Syu’aib AS.

Kegigihan beliau inilah yang akan menjadi teladan bagi anak-anak untuk berjuang agar bisa mencapai apa yang menjadi tujuan. Perjuangan yang sungguh-sungguh dan bisa meraih kesuksesan di perantauan yang jauh dari kampung halaman.

Kegigihan Nabi Musa dalam Memperjuangkan Islam

Kisah Nabi Musa melawan kekejaman Fir’aun dapat menjadi teladan yang tepat untuk anak-anak. Kegigihannya untuk terus berusaha dan bersabar sampai Allah melimpahkan banyak mukjizat untuk menolongnya menghadapi Fir’aun dan pengikutnya. Setiap kesulitan yang dihadapinya Nabi Musa selalu berdoa dan yakin Allah akan mengabulkan doanya.

Berani Membela Kebenaran

Teladan yang bisa diambil dari Nabi Musa sebagai parenting islami adalah tentang keberaniannya membela kebenaran. Nabi musa terus berjuang untuk menyampaikan tentang islam kepada kaumnya.

Allah pun memberikan pertolongannya secara langsung. Anak-anak akan belajar bahwa kebenaran akan menang berkat pertolongan Allah, sehingga tidak ada rasa takut untuk menegakkan kebenaran.

Petunjuk dari Allah Pasti Ada

Selanjutnya tentang petunjuk dari Allah yang didapatkan Nabi Musa saat beliau dan pengikutnya akan keluar dari Mesir untuk menuju ke Syam. Saat itu beliau dikejar oleh tentara Fir’aun, sehingga mereka pun bertemu dengan jalan buntu.

Keyakinan Nabi Musa atas petunjuk yang akan Allah berikan menyelamatkan beliau dan para pengikutnya dari kejaran Fir’aun. Jalan buntu yang ada di depannya pun terbelah dengan tongkat Nabi Musa sebagai mukjizatnya.

Kisah ini tentu saja mengajarkan kepada anak-anak kita bahwa tiada yang tidak mungkin di dalam kehidupan ini selama kita yakin akan kebesaran Allah. Ini juga mengajarkan kepada anak-anak untuk tidak putus asa menghadapi kesusahan atau rintangan yang ada di depan mata.

Musnahnya Kekayaan Fir’aun

Pelajaran selanjutnya yang akan menginspirasi anak-anak adalah tentang kekayaan yang tidak abadi. Bagaimana kisah Nabi Musa yang meminta Allah untuk memusnahkan emas dan uang Fir’aun dan Allah mengabulkannya dengan menjadikannya batu.

Ini tentu menunjukkan kekayaan bukanlah sesuatu yang abadi karena bisa saja hilang kapanpun tetapi tidak dengan iman. Keimanan yang hidup di dalam hati akan selalu menjadi penyelamat di dalam kehidupan dunia dan akhirat.

Kisah Nabi Musa yang menginspirasi ini bisa diceritakan dari usia anak 4 atau 5 tahun yang sudah mulai memahami apa yang diceritakan. Anda bisa memilih mana cerita yang sesuai dengan kondisi kehidupan saat itu agar anak memetik nilai-nilai kehidupan dengan baik.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *